'Almost No Trash' Street
















Look at those pictures!
Almost no trash can be found.

In your point of view, why this street is clean?
(Menurutmu, mengapa jalanan ini bersih?)

I’m waiting for your response.
Thanks b4!
To be continued…

Never Ending Story

Who says the story at elementary school finish when we graduate and use new uniform?

In fact, even we may be apart with our schoolmate, the memories still live. Maybe we still remember our first day in elementary school, our first teacher, our first chairmate, and maybe our first puppy love (Ehm…).

The Unforgettable 2008

Welcome to 2009 (agak telat, sih…)
Before I start this year with new resolution, I’d like to talk about the unforgettable moment in 2008. I think 2008 is one of the important years in my life. There are some events influencing my life on that year.

• First, January 21st, I finally fixed the topic for my undergraduate thesis; “The teenager experience as junior wife (A Phenomenological study)”. A big curiosity brought me to the topic then it became a power for me to finish it.

• March - July: joining the pilot study team for UI’s project.It’s my first research for non academic purpose.

• March 7th, my friends and I did culinary travel @ Bogor City. Hmm… yummy, funny, and cheap. Let’s do it again next time :)!

• May 15th, Alhamdulillah I could finish my undergraduate thesis. I thought it would be the hardest assignment during my study in collage. But I was wrong. I love the topic. I got friendly respondent and great lecturer. I had big supports from my family and friends. Last but not least, my lovely library with complete facilitates (books, journals, internet). Those made my last assignment could be done on time. Thanks Allah, thanks all!

Titanic Restaurant


Wanna feel how luxury Titanic? Just come to Titanic Restaurant @ Belladona Cove.
Ceritanya buat duplikat kapal Titanic. He2, ga tlalu mirip2 bgt sih.

Apple plus Green Tea: My Investment

What meal u choose to start ur day?

A cup of tea plus sandwich?
Or fresh juice with fried rice?

Recently, I am used to start my day with a cup of green tea and an apple.


"An apple a day keeps the doctor away..."


Pepatah itulah yang awalnya bikin gw jd tertarik sama apel. Yang gw tau, apel itu berfungsi sebagai antioksidan, pencegah kanker. N setelah cari info ke sana sini, fungsi apel memang patut diperhitungkan untuk dimasukin sbg makanan sehari-hari. Apel dikenal sebagai antioksidan karena mengandung fitokimia yang bisa melawan radikal bebas dalam tubuh. Mengingat agak sulit cari lingkungan yang bebas polusi penyebab radikal bebas, so salah satu usaha yang bisa kita lakukan adalah melawannya lewat makanan. Fitokimia dalam apel juga nggak bekerja sendirian, ada flavanoid yang membantu mengurangi resiko kanker dan quercetin yang bisa meningkatkan kadar antioksidan tubuh.

After Graduation Syndrom

“Selamat, Anda dinyatakan lulus.”

Hore… !!!

Perasaan senang, lega, dan haru bercampur aduk jadi satu. Tangan yang sebelumnya dingin, kembali hangat. Irama detak jantung yang tak beraturan, kini kembali ke tempo normal. Pikiran yang sebelumnya overload, jadi plong banget. Rasa syukur berkali-kali dipanjatkan. Ucapan selamat pun berdatangan. Mulai dari keluarga, sahabat, teman, dan dosen. Saat itu rasanya bebas banget. Bisa tersenyum lepas. Setidaknya untuk 10 menit. Karena setelah itu, muncul sebuah pikiran baru di tengah kekosongan: “What should I do now?”

Millennium Actress, Unik tapi membingungkan

“Film yang aneh” - itu kesan pertama yang gue dapat setelah menonton film ini.

Film Millenium Actress ini merupakan film animasi. Film ini berkisah tentang seorang artis berusia 70 tahun, Chioyoko, yang sedang menceritakan kisahnya di masa muda dalam mencari seorang pemuda misterius kepada dua orang wartawan, Genya dan Kyoji. Chioyoko menceritakan suatu hari ia bertemu dengan pemuda misterius yang memberikannya sebuah kunci. Kemudian pria itu pergi tiba-tiba. Chioyoko yang merasa harus mengembalikan kunci itu padanya, menerima tawaran untuk menjadi pemeran film dengan tujuan agar bisa bertemu dengan pria yang ternyata sudah dicintainya.


Dari segi penceritaan, alur cerita dalam film ini agak membingungkan. Karena menceritakan masa lalu, setting dalam film ini berubah begitu cepat. Selain itu, karena di masa muda Chioyoko merupakan seorang artis, jadi ada kilas balik ketika Chioyoko film-film yang pernah diperankannya. Ketika kilas balik, sulit membedakan mana yang merupakan kisah nyata chioyoko dan mana yang merupakan film yang dimainkan Chioyoko. Kilas balik yang diceritakan Chioyoko terkadang bersambung dengan kilas balik di masa yang berbeda sehingga agak membingungkan. Mungkin maksud sutradara membuat Chioyoko yang berpindah-pindah dari satu film ke film lainnya dengan era yang berbeda untuk menunjukkan perubahan waktu, namun membuat alurnya menjadi sulit dicerna. Begitu pula kemunculan Genya dengan berbagai peran secara tiba-tiba dan terlibat dalam kilas balik tersebut membuat jadi membingungkan. Apakah Genya benar-benar terlibat pada kejadian sebenarnya atau hanya khayalan Genya. Terkadang ia muncul sebagai pendekar, pelayan dan sebagainya. Misalnya saja saat ia tiba-tiba muncul sebagai pendekar yang membantu Chioyoko melarikan diri dari kejaran. Apakah peran tersebut memang ada atau hanya khayalan Genya saja. Jika tidak ada, bagaimana nasib Chioyoko saat dikejar orang-orang tersebut? Siapa yang menolongnya?

DUFAN, The best place for katarsis

Libur tlah tiba…

Libur tlah tiba….

DuFan… DuFan … DuFan… Hore!

Hua… setelah ber-lieur2 ria di kampus, tempat yang paling pas untuk dituju adalah DuFan. Serius deh, gue cinta banget sama DuFan (coz I never go to Disneyland). Why? Pertama dari suasananya. Kalo kayak makanan, dufan has pleasure flavor. Di sana tuh ramai. Full orang, full musik, full wahana, full teriakan, full deh pokoknya. Sebenernya gue lebih suka pas DuFan lagi nggak crowded sama rombongan2 dari berbagai daerah yang pindahan ke sana (biasanya pas libur sekolah). Tapi kalo terlalu sepi juga nggak asyik. Di sana juga ada hawa energik. Begitu menginjakan kaki di sana, energi dan adrenalin gue langsung bertambah. Bawaannya seneeeeng banget. Langsung deh lupa kalo satu semester kuliah bener2 melelahkan. Kaki gue nggak nggak terasa cape’ bolak-balik muterin DuFan (even pas pulangnya baru ngerasa kaki gue kayak mau patah).

Kedua, of course wahananya. Buat gue wahana2nya seru dan ngangenin. Selain itu juga bisa buet tempat katarsis (meluapkan perasaan). Ini pas banget didatengin setelah UAS karena pasti banyak banget perasaan yang bisa diluapkan disana. Buat gue sendiri, teriak sekencang-kencangnya adalah bentuk katarsis yang bisa melegakan. Dan cuma di DuFan gue bisa teriak kenceng tanpa dianggap aneh. Kalo ke pantai, banyak orang. Aneh juga teriak-teriak ke laut. Ke gunung, agak ribet. Lagian juga sekarang sering hujan.

Glass no Kamen, Amazing Maya

Hmm...
Kemarin gue baru nonton dorama jepang yang judulnya glass no kamen or topeng kaca. Buat penggemar komik pasti nggak asing sama judul ini. Gue sendiri cuma baca komiknya yang episode bidadari merah aja. Karena gue lebih suka nonton daripada baca komik, jadi gue prefer nonton.

Baru episode pertama, gue langsung suka sama ceritanya. Drama ini bercerita tentang seorang gadis yang cintaaa...buanget sama akting. Namanya Kitajima Maya. Dia memang nggak bagus di bidang akademik, tapi kalo soal akting, bakatnya luar biasa. Sepulang sekolah, Maya suka bantu ibunya mengantar mie pesanan. Nah, pas lagi nganter mie, maya sering main ke taman dan berakting di sana, ditonton sama anak-anak kecil. Kadang dia bercerita tentang film yang baru ia tonton kepada anak-anak itu sambil memerankan tokoh-tokohnya. Anak-anak jadi ketagihan menunggu cerita-cerita yang dibawakan oleh maya.

Karena keasyikan, dia jadi telat nganter mie. Malah karena dia ceroboh, pesanannya kadang tumpah. Gara-gara itu, ibunya jadi kesal. Udah nggak berprestasi di sekolah, ceroboh pula. Ibunya yang berharap Maya bisa jadi anak pintar dan suatu hari bekerja di sebuah perusahaan kecil, jelas tidak mendukung hobi Maya. Ia menganggap anaknya terlalu banyak bermimpi.

Can't Read Ur mind

"Kuliah dimana?"
"di psiko"
"wah, bisa baca orang dong? Gue orangnya kayak gimana?"


Huh???

13 going on 30, nice movie



Film 13 going on 30 adalah sebuah film yang dibintangi oleh Jennifer Garner, Mark Ruffalo, dan Judy Greer. Film hasil garapan sutradara Gary Winick ini berkisah tentang seorang gadis remaja berusia remaja yang bernama Jenna. Jenna bukan siswi terkenal di sekolahnya. Ia cuma bergaul dengan Matt, anak laki-laki gemuk yang tinggal di sebelah rumahnya dan gemar memotret. Jenna sangat menginginkan menjadi seorang gadis yang populer, bergaya, dan disukai banyak orang seperti para anggota “Six Chick” yang begitu populer di sekolahnya. Jenna sangat mengidolakan mereka khususnya Tom-Tom, ketua geng tersebut. Bagi Jenna, mereka adalah sosok gadis sempurna yang bergaya keren dan disukai banyak laki-laki. Hal tesebut berbeda sekali dengan dirinya yang menurutnya nggak menarik. Jenna berusaha untuk dapat diterima oleh para anggota six chicks. Tapi apapun yang ia lakukan, ia tetap ditolak. Jenna sedih dan menyalahkan dirinya sendiri. Ia merasa nggak nyaman menjadi seorang gadis berusia tiga belas tahun dengan keadaan tubuh yang ia miliki dan segala peraturan orangtuanya. Ia pun mendambakan menjadi seorang wanita berusia tiga puluh tahun yang sukses dan bisa bersenang-senang. Akhirnya saat ulangtahun, Matt memberinya sebuah rumah buatan yang dilengkapi dengan serbuk impian. Saat itulah impiannya terwujud. Saat ia membuka mata, ia mendapatkan semua impiannya. Jenna berubah menjadi wanita berusia 30 tahun. Ia menjadi seorang editor dari majalah fashion “Poise” dan memiliki kehidupan yang mewah. Jenna senang sekali apalagi ia telah menjadi ketua dari geng “Six Chick” dan berteman baik dengan Lucy (Tom-Tom). Tapi kesenangan dan kebanggaannya nggak berlangsung lama. Ia mulai menyadari bahwa dirinya di usia tersebut bukanlah orang yang baik. Jenna dikenal sebagai wanita sombong, licik, dan memiliki pergaulan bebas. Bahkan hubungannya dengan Matt dan orangtuanya pun merenggang. Saat menyadari hal tersebut, Jenna berusaha untuk mengubah semuanya. Tapi usaha tersebut akhirnya gagal karena penghianatan Lucy. Hal itu bersamaan dengan keputusan Matt untuk menikah dengan gadis lain. Saat itulah Jenna merasa sangat kehilangan dan ingin kembali pada masa lampau.



This movie is one of my favorite movies. Sang sutradara, Gary Winick, berhasil menyampaikan ide dalam film ini. Sutradara ingin menyampaikan bahwa kita harus dapat menerima diri sendiri apa adanya. Sehebat apapun orang lain di mata kita, menjadi diri sendiri adalah hal yang terbaik dan terindah. Ide tersebut tersirat dari kisah Jenna. Saat itu, ia sangat ingin menjadi wanita berusia tiga puluh tahun yang bisa bersenang-senang dan sukses. Tapi saat impian itu menjadi kenyataan, banyak sekali hal-hal yang nggak sesuai dengan dirinya. Dengan menjadi wanita seperti impiannya, ia kehilangan teman sejatinya dan kehilangan dirinya sendiri.